Studi kasus : Sistem Penjualan Barang
Studi kasus: Sistem Penjualan Barang
=====================================
Dalam studi kasus ini, kita akan menjelaskan pengiriman parameter menggunakan empat metode berbeda: Call by Value, Call by Reference, Call by Restore, dan Call by Name. Selain itu, kita juga akan melihat penggunaan pengembangan makro dalam sistem penjualan barang.
Deskripsi Sistem:
-----------------
Sistem penjualan barang adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan dan memproses transaksi penjualan barang. Setiap barang memiliki kode, nama, jumlah stok, dan harga. Sistem ini memiliki fitur untuk menambahkan barang baru, memperbarui stok, dan menghitung total harga untuk setiap transaksi penjualan.
1. Call by Value:
-----------------
Metode Call by Value mengirimkan salinan nilai parameter ke fungsi yang dipanggil. Dalam konteks ini, ketika kita memasukkan parameter ke fungsi, salinan nilai parameter yang dikirimkan akan diubah dalam fungsi tersebut, tetapi nilai asli variabel pemanggil tidak akan berubah.
Contoh penggunaan dalam sistem penjualan barang:
Misalkan kita memiliki fungsi "updateStockByValue" yang menerima parameter kode barang dan jumlah stok yang ingin diperbarui. Fungsi ini akan mencari barang dengan kode yang sesuai dan mengubah jumlah stoknya berdasarkan jumlah yang diberikan.
2. Call by Reference:
-----------------
Metode Call by Reference mengirimkan referensi atau alamat memori parameter ke fungsi yang dipanggil. Dalam konteks ini, ketika kita memasukkan parameter ke fungsi, perubahan yang terjadi pada nilai parameter di dalam fungsi akan mempengaruhi variabel pemanggil asli.
Contoh penggunaan dalam sistem penjualan barang:
Kita memiliki fungsi "updateStockByReference" yang menerima parameter referensi ke objek barang dan jumlah stok yang ingin diperbarui. Fungsi ini akan mengubah jumlah stok barang dengan menggunakan referensi yang diberikan.
3. Call by Restore:
-----------------
Metode Call by Restore mengirimkan salinan parameter saat dipanggil, tetapi setelah fungsi selesai, nilai parameter tidak akan dikembalikan ke pemanggil. Dalam konteks ini, semua perubahan yang terjadi pada nilai parameter di dalam fungsi akan hilang setelah fungsi selesai dieksekusi.
Contoh penggunaan dalam sistem penjualan barang:
Misalkan kita memiliki fungsi "calculateTotalPriceByRestore" yang menerima parameter daftar barang dan menghitung total harga untuk semua barang dalam daftar tersebut. Setelah fungsi selesai, nilai total harga tidak dikembalikan ke pemanggil.
4. Call by Name:
-----------------
Metode Call by Name mengirimkan teks kode sebagai parameter. Dalam konteks ini, teks kode akan dievaluasi setiap kali digunakan di dalam fungsi.
Contoh penggunaan dalam sistem penjualan barang:
Kita memiliki fungsi "updateStockByName" yang menerima parameter kode barang dalam bentuk teks kode. Fungsi ini akan mencari barang dengan kode yang sesuai dan mengubah jumlah stoknya berdasarkan kode tersebut.
5. Pengembangan Makro:
-----------------
Pengembangan makro digunakan untuk menggabungkan serangkaian perintah atau tugas menjadi satu perintah tunggal. Dalam konteks sistem penjualan barang, kita dapat menggunakan pengembangan makro untuk membuat perintah "
Komentar
Posting Komentar